Archive for October, 2010

ndalem puroloyo imogiri

Mungkin banyak yg sudah mulai lupa dengan ndalem puroloyo imogiri,disamping karena relatif jarang disebut2 bahkan disekitar kegiatan2 kraton surakarta juga karena kebetulan sudah sejak gempa bumi besar yg melanda jogjakarta bebrapa tahun lalu,nasib ndalem puroloyo termasuk yg kurang beruntung.

saksi mata mengatakan bahwa sebelum akhirnya ambruk total ndalem puroloyo seolah terangkat dari tanah lalu jatuh dan dioyok2 sehingga nyaris pendopo besar berupa joglo tersebut rata dengan tanah, ya itulah komplek bangunan kuno yg masuk sebagai bangunan bersejarah dan dilindungi digunakan sebagai rumah dinas bupati juru kunci makam imogiri milik kraton surakarta tersebut hancur sejak 6 tahun lalu.

berbagai cara  sudah ditempuh kraton surakarta agar bangunan tersebut dapat dibangun kembali,baik komunikasi dengan kraton jogjakarta,bp3 jogjakarta, kementrian kebudayaan bahkan juga dengan bebrapa fihak, namun rupanya belum berhasil.

setelah agak lelah berupaya bebrapa hari yg lalu ada secercah harapan melalui pertemuan anatara kraton surakarta dengan yayasan losari yg difasilitasi juga oleh bp3 jogjakarta, yayasan losari tertarik untuk membantu rekontruksi ndalem puroloyo bahkan sekaligus dengan konsep comunity developmennya agar masyarakat sekitar termasuk para abdi dalem dapat memanfaatkan ndalem tersebut setelah dibangun kembali, tentu saja kraton menyambut positif karena apa gunanya menjadi bagus tp tidak bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

saat ini sedang disiapkan data2 pendukung juga kajian bersama antara kraton surakarta, bp3 juga yayasan losari terhadap rencana tersebut, mohon doa restunya semoga tuhan memberikan kemudahan. amien.

muhibah kraton surakarta ke korea

alhamdulilah rombongan muhibah dari kraton surakarta ke korea selatan dari tgl 25 september sampai dengan 5 oktober 2010 yg lalu berjalan dengan lancar & sukses serta banyak hal yg diperoleh sebagai OLEH 2 bagi kraton surakarta kedepan. rombongan yg terdiri dari 24 orang tersebut dipimpin oleh Dra GKR. Koes Murtiyah wandan sari mpd, juga didampingi oleh GKR Galuh Kencono juga GKR Ayu Koes indriyah meninggalkan jakarta tgl 25 sep 2010 dengan tujuan pertama kota Andhong, setelah menempuh perjalanan udara 6,5 jam dan perjalanan darat sekitar 3,5 jam langsung diterima resmi oleh wali kota ANDHONG ,bersama sama dengan rombongan dari meksiko,dari malaysia juga dari thailand serta dari cina.

kraton surakarta yang dalam muhibah ini mendapat undangan secara resmi dari panitia festifal tari topeng,hanya mendapatkan fasilitas akomodasi berupa hotel, makan & transportasi selama di korea sempat kebingungan mencari biaya latihan,dokumen perjalanan,nasional transport & internasional ticket, tax dll, tetapi alhamdulilah mungkin juga karena restu para leluhur,akhirnya bisa memenuhi biaya2 tersebut walau harus patungan dengan para sentono abdi dalem termasuk yg berangkat dengan bergotong royong sesuai kemampun masing2, para penari yg alhamdulilah sekalilagi juga karena pangestu para leluhur sudah bekerja di bank2 terkemuka,membayar tiket ada yg penuh ada yg separo, wayah2 dalem secara iklas tidak mendapatkan uang saku, dan para penari yg lain juga bergotong royong, sekali lagi alhamdulilah semua berjalan dengan baik dan sukses.

selama di korea rombongan pentas selama 6 kali, dimana 2 kali pentas masing2 selama 60 menit, 2 kali pentas yg a 30 menit dan pentas tarian lepas sebanyak 2 kali masing2 selama 30 menit. salah satu pentas yg terpenting ada di kota Busan di sebuah theater dgn kapasitas sekita 1500 orang, dgn kapasitas penuh dan theater modern seperti theater2 di eropa & amerika yg biasa  kraton surakarta sering pentas.

selain memperkenalkan kraton surakarta & tentu saja Indonesia di korea,dlm muhibah ini juga dijalin komunikasi dengan sejumlah fihak untuk mengagendakan rancangan kegiatan jangka menengah 5 tahun untuk bersama2 memperjuangkan kraton surakarta sebagai WORLD HERITAGE SITE yg dilindungi oleh UNESCO. Disamping itu juga pimpinan rombongan berkesempatan mengunjungi pusat riset tehnologi nasional korea khusus bidang energi yg sudah berhasil memproduksi tehnologi energi listrik dari kincir angin, bahkan juga sudah dibicarakan untuk membuat pilot projek di indonesia dengan memasang tehnologi tersebut di kraton surakarta, kini sedang dibicarakan financial scheme baik dalam kerangka pilot projeck maupun bahkan memasarkan tehnologi murah, mudah,efisien & yg pasti ramah lingkungan tersebut ke seluruh Indonesia khususnya daerah2 yg minim listrik.

mungkinmemang sudah saatnya Kraton surakarta bangkit bersama keluarga besarnya menyongsong masa depan yg lebih gemilang, bersama  membangun bangsa Indonesia, bersama menjaga martabat & keluhuran budaya nasional kita. MAJULAH BANGSAKU JAYALAH NEGRIKU. M E R D E K A >..