Bangsal
Pangrawit

Bangsal Pangrawit
idi tengah Pagelaran
Bangsal Pangrawit adalah sebuah bangunan
bangsal kecil, yang berada di tengah Bangsal
Pagelaran Sasonosumewo, yang pada jaman dulu
mempunyai citra dua limasan berdampingan
dengan atap sirap. Namun sekarang telah
dibangun dan mengalami beberapa perubahan.
Bangsal tersebut sekarang ini ditutup dengan
ram kaca dan kawat sekelilingnya, bahkan
lantai bangsal ini telah ditutup dengan
tegel.
Berdasarkan ceritera yang diyakini
kebenarannya, Bangsal Pangrawit tersebut
adalah merupakan pusaka peninggalan dari
Karaton Majapahit, dimana pada saat Karaton
Majapahit hancur menjadi telaga, yang
tertinggal hanya dua bangsal, yaitu Bangsal
Pangrawit dan Bangsal Pangapit, yang
kemudian keduanya dibawa ke Karaton Demak
Bintoro, yang kemudian secara turun temurun
berada di Karaton Surakarta.
Dilihat secara detail fisiknya, wujud
bangsal tersebut sepertinya telah dibuat
baru kembali, yang artinya sudah bukan asli
peninggalan dari Majapahit. Sementara bagian
asli dari pusaka peninggalan Majapahit yang
masih tersisa adalah sebuah batu persegi
yang terletak dilantai tengah bangsal, yaitu
tempat duduk Raja pada saat Fungsi Bangsal
Pangrawit adalah merupakan tempat duduk Raja
pada saat melakukan upacara-upacara, antara
lain: memwisuda Pepatih Dalem, Pengagenging
Putro Dalem (koordinator putra putra Raja),
Sentono Dalem (Keluarga Raja), Pangagenging
Pengulu Dalem (Ketua Bidang Agama Raja),
Prajurid Dalem (Prajurid Raja), mengeluarkan
pengumuman-pengumuman penting, melihat
keramaian di Alun-alun Utara seperti latihan
perang, aduan binatang buas dengan manusia,
dan sebagainya.