<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Karaton Surakarta &#187; Uncategorized</title>
	<atom:link href="http://kratonsurakarta.com/category/uncategorized/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kratonsurakarta.com</link>
	<description>Official Website</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 06:43:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>rincian pepancen sentono / abdi dalem kraton surakarta th 2011.</title>
		<link>http://kratonsurakarta.com/rincian-pepancen-sentono-abdi-dalem-kraton-surakarta-th-2011/</link>
		<comments>http://kratonsurakarta.com/rincian-pepancen-sentono-abdi-dalem-kraton-surakarta-th-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 05:51:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kratonsurakarta.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[sebagai respons harapan masyarakat agar Kraton surakarta lebih terbuka terhadap penggunaan dana bantuan pemerintah maka Kraton menyampaikan data para sentono dalem juga abdi dalem yang mendapatkan pepancen setiap bulan ( gaji ), kenapa disebut pepancen karena sejujurnya tidak layak disebut sebagai gaji, karena memang bukan gaji,jumlah yg diterima tidak sesuai umr, bahkan tidak mencapai angka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>sebagai respons harapan masyarakat agar Kraton surakarta lebih terbuka terhadap penggunaan dana bantuan pemerintah maka Kraton menyampaikan data para sentono dalem juga abdi dalem yang mendapatkan pepancen setiap bulan ( gaji ), kenapa disebut pepancen karena sejujurnya tidak layak disebut sebagai gaji, karena memang bukan gaji,jumlah yg diterima tidak sesuai umr, bahkan tidak mencapai angka yang manusiawi, juga tidak akan memenuhi standard hidup minimal.</p>
<p>pepancen ini didasarkan sebagai bentuk ikatan spriritual &amp; emosional kraton dgn keluarga besarnya,walaupun semula sebagai wujud penggantian civillist yang semua didapat semua pegawai kraton yg diperoleh dari negara sebagai konsekwensi bergabungnya kraton ke negara indonesia pd tanggal 1 september  tahun 1945.</p>
<p>berikut rincian tahun 2011 karena biasanya setiap tahun ada perubahan kecil karena ada yg meninggal dan ada yang masuk menggantikan yang meninggal tersebut.</p>
<p><a href="http://kratonsurakarta.com/wp-content/uploads/2012/01/Amprah-kekucah-abdidalem-Kraton-Surakarta.xls" target="_blank">Donwload</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kratonsurakarta.com/rincian-pepancen-sentono-abdi-dalem-kraton-surakarta-th-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>tingalan jumenengandalem.</title>
		<link>http://kratonsurakarta.com/tingalan-jumenengandalem/</link>
		<comments>http://kratonsurakarta.com/tingalan-jumenengandalem/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Jun 2011 08:24:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kratonsurakarta.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[tingalan jumenengandalem ISKS PB XIII akan dilaksanakan pada tanggal 27 juni 2011 yang akan datang, serangkaian kegiatan dilaksanakan agar acara tatacara &#38; upacara adat ini lebih memberikan makna tidak saja sebagai salah satu tetenger tetap berlangsungnya symbul khasanah budaya jawa yaitu kedaton bersama seluruh entitasnya secara utuh baik phisik,kegiatan budaya serta pelaku termasuk noto,sentono,abdi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>tingalan jumenengandalem ISKS PB XIII akan dilaksanakan pada tanggal 27 juni 2011 yang akan datang, serangkaian kegiatan dilaksanakan agar acara tatacara &amp; upacara adat ini lebih memberikan makna tidak saja sebagai salah satu tetenger tetap berlangsungnya symbul khasanah budaya jawa yaitu kedaton bersama seluruh entitasnya secara utuh baik phisik,kegiatan budaya serta pelaku termasuk noto,sentono,abdi dan kawulonya maupun bahkan yg terpenting nilai2 luhur yang diharapkan juga lestari seiring pelaksanaan tata cara &amp; upacara adat secara rutin setiap tahun termasuk upacara &amp; tata cara adat tingalan jumenengan ndalem tsb.</p>
<p>acara  dimulai dengan diadakannya &#8221; kraton surakarta art &amp; festifal&#8221; diadakan di sitihingil tgl 25 &amp; 26 juni 2011 jam 19 sd jam 21.30 setiap hari. di tgl 26 juni jam 09.00 sampai jam 14.00 wib diadakan acara pemberian gelar pangkat &amp; sesebutan,untuk  abdi dalem di bangsal smorokoto &amp; di kusumo wandowo kasentanan untuk para sentono dalem, pada tgl 26 juni 2011  jam 10.00 juga diadakan dialog budaya dengan thema &#8221; menjalin kebhinekaan menjaga persatuan nusantara&#8221; kerja sama antara kraton surakarta dengan pemerintah propinsi lampung, selanjutnya tgl 27 juni jam 10 sd jam 13 pelaksanaaan upacara adat tingalan jumenengan di sasono sewoko &amp; malam hari jam 20.00wib ada wayang orang di pagelaran &amp; akan diakhiri wayang kulit oleh pokoso cabang kota solo tgl 29 juni 2011  jam 20 sampai selesai di pagelaran kraton surakarta.</p>
<p>demikian serangkaian kegiatan dlm menyemarakkkan acara tingalan jumenengan dalem tahun 2011 ini .tks.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kratonsurakarta.com/tingalan-jumenengandalem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GOTONG ROYONG 1 SURO</title>
		<link>http://kratonsurakarta.com/gotong-royong-1-suro/</link>
		<comments>http://kratonsurakarta.com/gotong-royong-1-suro/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 06:11:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kratonsurakarta.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[Perayaan tata cara adat pergantian tahun baru jawa yg bersamaan selisih 1 hari dgn perayaan pergantian tahun baru hijriyah, baru saja usai, yakni persisnya dilaksanakan hr selasa tgl 7 des 2010 yll.sedang 1 muharram jatuh pd hr senin tgl 6 des 2010.hampir disetiap kegiatan tata cara &#38; upacara adat selalu membutuhkan peran serta tidak sj [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perayaan tata cara adat pergantian tahun baru jawa yg bersamaan selisih 1 hari dgn perayaan pergantian tahun baru hijriyah, baru saja usai, yakni persisnya dilaksanakan hr selasa tgl 7 des 2010 yll.sedang 1 muharram jatuh pd hr senin tgl 6 des 2010.hampir disetiap kegiatan tata cara &amp; upacara adat selalu membutuhkan peran serta tidak sj keluarga besar kraton tetapi bahkan masyarakat luas dr dalam maupun luar negeri,kedengerannya klise, tetapi itulah faktanya,kalau menyimak kebutuhan biaya dibandingkan ketersediaan cad dana,hampir tidak mungkin kegiatan tata cara adat 1 suro bisa dilangsungkan dgn khidmad, tetapi itulah yg terjadi semua masyarakat berpartisipasi dr dlm maupun luar negri,semua bergotong royong bahu membahu demi terlaksananya tata cara adat yg sudah menjadi salah satu tata cara adat yg mengakar kuat ini.kraton tentu tidak akan mampu melaksanakan kalau semua yg terlibat yg menjalankan kegiatan ini dihitung menggunakan pendekatan duniawi kalau semua dihitung spt kebanyakan orang masa kini yg semua didasarkan dana, bayangkan berapa biaya yg harus dikeluarkan untuk membiayai 7000an orang yg terlibat langsung dlm acara dr segenap pelosok daerah?? itulah yg justru tidak ternilai &amp; tidak bisa dinilai dgn uang, pernahkah kita berfikir tt ini,spirit itulah yg senyatanya harus tetap terjaga &amp; kita jaga, ya karena masyarakat tidak memaknai tata cara adat sebagai kegiatan fisik duniawi tetapi itu sebagai tata cara spiritual non duniawi, tetapi jangan juga salah mengartikan seolah kraton mengajarkan masyarakat untuk musrik menyembah kerbau, pasti jauh dr niat/ maksud spt itu, memang harus dipisah scr tegas antara agama &amp; adat/budaya,kalau agama ada islam,kristen,budha,hindu dll, kalau adat ya adat jawa,adat sunda,adat minang dst.<br />
kraton tidak bermaksud membedakan seolah yg bergotong royong dlm penyediaan dana/ barang lebih dihargai dr pd yg menyumbangkan tenaga &amp; pemikiran,semua kami hargai setinggi tingginya,tetapi agar terhindar dr fitnah &amp; sbg bentuk pertanggungjawaban kraton mengumumkan semua yg bergotong royong dlm bentuk dana &amp; barang dgn permohonan semoga kebersamaan ini tetap terjaga sbg bentuk tanggung jawab kita kpd leluhur jg kpd masyarkat &amp; bangsa indonesia tercinta.mohon dimaafkan segala kesalahan &amp; kekurangan kraton surakarta.<a href="http://kratonsurakarta.com/wp-content/uploads/2010/12/DANA-DONATUR3.xls">DANA DONATUR</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kratonsurakarta.com/gotong-royong-1-suro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kegiatan Sura 2009</title>
		<link>http://kratonsurakarta.com/kegiatan-sura-2009/</link>
		<comments>http://kratonsurakarta.com/kegiatan-sura-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 07:30:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kratonsurakarta.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Proposal/Proposals
Anggaran/Budget
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kratonsurakarta.com/data/sura_2009.doc">Proposal</a>/Proposals<br />
<a href="http://kratonsurakarta.com/data/anggaran_sura_2009.xls">Anggaran</a>/Budget</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kratonsurakarta.com/kegiatan-sura-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Welcome to Karaton Surakarta Official Website</title>
		<link>http://kratonsurakarta.com/hello-world/</link>
		<comments>http://kratonsurakarta.com/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 05:19:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kratonsurakarta.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Kori Kamandungan is the main entrance to the court. It is built as a gateway of the kori kupu tarung type, pointing to its 3 double doors, the central one higher and wider than the two on either side of it. The word Kamandungan is derived from mandung, &#8216;to stop, meaning that anyone entering the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_26" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://KeratonKasunananSurakarta"><img class="size-full wp-image-26" title="keraton kasunanan" src="http://kratonsurakarta.com/wp-content/uploads/2009/12/keraton-kasunanan.JPG" alt="Keraton Kasunanan Surakarta" width="400" height="246" /></a><p class="wp-caption-text">Keraton Kasunanan Surakarta</p></div>
<p>Kori Kamandungan is the main entrance to the court. It is built as a gateway of the kori kupu tarung type, pointing to its 3 double doors, the central one higher and wider than the two on either side of it. The word Kamandungan is derived from mandung, &#8216;to stop, meaning that anyone entering the palace should stop here for a moment to prepare oneself, mentally and physically.</p>
<p>On the three walls enclosing the three adjacent gates are large mirrors: those who feel ready to enter into the royal presence are given a final opportunity to examine themselves, ensuring that everything is still in its proper place. Kori Kamandungan thus symbolizes that one should be introspective and honest with oneself.</p>
<p>When someone is ignorant, one should act accordingly and not pretend to feel smart, and if something is bad it shouldn&#8217;t be presented as something good. Here one should, as it were, come to one&#8217;s senses.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kratonsurakarta.com/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

