GOTONG ROYONG 1 SURO
Perayaan tata cara adat pergantian tahun baru jawa yg bersamaan selisih 1 hari dgn perayaan pergantian tahun baru hijriyah, baru saja usai, yakni persisnya dilaksanakan hr selasa tgl 7 des 2010 yll.sedang 1 muharram jatuh pd hr senin tgl 6 des 2010.hampir disetiap kegiatan tata cara & upacara adat selalu membutuhkan peran serta tidak sj keluarga besar kraton tetapi bahkan masyarakat luas dr dalam maupun luar negeri,kedengerannya klise, tetapi itulah faktanya,kalau menyimak kebutuhan biaya dibandingkan ketersediaan cad dana,hampir tidak mungkin kegiatan tata cara adat 1 suro bisa dilangsungkan dgn khidmad, tetapi itulah yg terjadi semua masyarakat berpartisipasi dr dlm maupun luar negri,semua bergotong royong bahu membahu demi terlaksananya tata cara adat yg sudah menjadi salah satu tata cara adat yg mengakar kuat ini.kraton tentu tidak akan mampu melaksanakan kalau semua yg terlibat yg menjalankan kegiatan ini dihitung menggunakan pendekatan duniawi kalau semua dihitung spt kebanyakan orang masa kini yg semua didasarkan dana, bayangkan berapa biaya yg harus dikeluarkan untuk membiayai 7000an orang yg terlibat langsung dlm acara dr segenap pelosok daerah?? itulah yg justru tidak ternilai & tidak bisa dinilai dgn uang, pernahkah kita berfikir tt ini,spirit itulah yg senyatanya harus tetap terjaga & kita jaga, ya karena masyarakat tidak memaknai tata cara adat sebagai kegiatan fisik duniawi tetapi itu sebagai tata cara spiritual non duniawi, tetapi jangan juga salah mengartikan seolah kraton mengajarkan masyarakat untuk musrik menyembah kerbau, pasti jauh dr niat/ maksud spt itu, memang harus dipisah scr tegas antara agama & adat/budaya,kalau agama ada islam,kristen,budha,hindu dll, kalau adat ya adat jawa,adat sunda,adat minang dst.
kraton tidak bermaksud membedakan seolah yg bergotong royong dlm penyediaan dana/ barang lebih dihargai dr pd yg menyumbangkan tenaga & pemikiran,semua kami hargai setinggi tingginya,tetapi agar terhindar dr fitnah & sbg bentuk pertanggungjawaban kraton mengumumkan semua yg bergotong royong dlm bentuk dana & barang dgn permohonan semoga kebersamaan ini tetap terjaga sbg bentuk tanggung jawab kita kpd leluhur jg kpd masyarkat & bangsa indonesia tercinta.mohon dimaafkan segala kesalahan & kekurangan kraton surakarta.DANA DONATUR
world living heritage
setelah sekian lama ditunggu akhirnya pemerintah Indonesia melalui keputusan mentri kebudayaan dan Pariwisata no.PM.03/PW.007/MKP/2010 telah menetapkan kawasan kraton surakarta sebagai cagar budaya, hal ini tentu saja berarti dalam perspektif undang2 cagar budaya hasil amandemen UU NO 5 th 1992, yg baru saja disyahkan menjadi undang undang yg baru menggantikan undang undang yg lama, kawasan Kraton surakarta adalah kawasan cagar budaya nasional.
sebagai tindak lanjut penetapan kawasan kraton surakarta sebagai kawasan cagar budaya nasional ( yg memang didalam undang2 yg baru dibedakan dengan cagar budaya propinsi & cagar budaya kab./kota) maka pemerintah bersama Kraton telah menyusun GRAND DESAIN PENATAAN KAWASAN KRATON SURAKARTA.
Dalam kunjungan kerja komisi 10 DPRRI bahkan telah sepakat agar upaya penataan kawasan kraton surakarta yg dalam Grand desainnya telah juga mempertimbangkan penataan & penguatan kelembagaan, akan dibahas lintas komisi mengingat begitu pentingnya kraton surakarta sebagai salah satu sumber budaya nasional.
Sebagai tindak lanjut kraton surakarta bersama pemerintah pusat akan mengupayakan agar penataan kawasan tersebut bisa dimulai tahun 2011 & diharapkan selesai tahun 2014 yad. kebutuhan biaya sekitar 74 milyad rupiah. dlm suatu kesempatan bahkan walikota surakarta joko widodo juga menegaskan keinginan agar pemerintah kota juga dapat turut serta membiayai sebagian penataan tersebut.
Sudah barang tentu peran serta seluruh komponen masyarakat sangat diharapkan mengingat khasanah budaya kraton tidak saja memperkaya khasanah budaya bangsa bahkan sudah tersebar seantero jagat raya, kita mempunyai keluarga besar yg tersebar hampir di seluruh benua.
makanya monggo kita cintai budaya kita, mereka yg jauh2 datang belajar budaya kita,setelah tahu mereka jatuh cinta,setelah jatug cinta yakin mereka juga akan peduli, mari kita cintai & mari kita peduli budaya kita sendiri.